Ayat Seribu Dinar

Malam Minggu yang lalu, pada saat bangun malam, tiba-tiba Abah merasa bahwa mungkin ada yang salah dan mengucapkan do’a selama ini, khususnya karena ada ayat [ yang pernah saya dengar walaupun belum tahu tepatnya dalam surat yang mana]  yang menyatakan bahwa “apa yang kita anggap baik belum tentu baik menurut Allah dan sebaliknya..” sehingga bisa saja ada permohonan yang  kita ucapkan dalam berdo’a yang sebenarnya bukan yang seharusnya diminta.
Langsung Abah mencari buku do’a dan terfokus padasalah satu do’a yang konon sangat terkenal dan banyak dianjurkan untuk “diamalkan” bahkan tidak jarang digantung di tembok, dipintu agar rezeki lancar.
Ketika membaca doa yang dinamakan Do’a Wamayattaqilah [atau sering dinamakan Ayat seribu dinar], Abah agak bingung karena isinya samasekali bukan do’a,melainkan cuplikan ayat dari salah satu surat di Al Qur’an.
Bunyinya begini :
Barang siapa bertaqwa kepada Allah, niscaya diberi-Nya kelapangan dan diberi-Nya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka dan barang siapa bertawakkal kepada Allah, niscataakan dicukupkan segala keperluan. Sesungghnya Allah sangat tegas dalamperintah-Nya dan Dialah yang mentaqdirkan segala sesuatu.
“Mengamalkan” Ayat [atau Do’a] diatas bukanlah sekedar menggantungnya ditembok,akan tetapi juga sering-sering membaca kemudian menghayati maknanya dan juga mengerjakannya, dan kalau melihat ayat tersebut maka ada dua hal yang sangat penting apabila kita ingin mendapat kelapangan,rizki dan dicukupkan segala keperluan yaitu TAQWA dan TAWAKKAL
Kelihatannya sederhana, hanya dengan TAQWA dan TAWAKKAL kita akan mendapat kelapangan, rizki dan dicukupkan segala keperluan, benarkan demikian ?? tahukan andaapa yag dimaksud dengan TAQWA dan TAWAKKAL ??

TAQWA:
Berarti Menjalankan perintah-Nya dan menghindari larangan-Nya
•    Menjalankan perintah-Nya
•    Menjauhi larangan-Nya

TAWAKKAL:
Bukan sekedar pasrah melainkan harus diawali dengan Usaha yang keras dan sungguh-sungguh,kemudian ikhlas dengan apapun hasilnya, karena hanya Allah yang tahu apa yang terbaik bagi kita.

Ini berarti ada empat unsur yang sangat penting sbb:
•    Menjalankan perintah-Nya:
•    Berarti setiap manusia mempunyai tugas [alasan keberdaan]
•    Kalau kita tahu akan tugas tersebut dijalankan dengan sungguh-sungguh maka Alah akan menjamin dengan peluang dan rizki
•    Menjauhi larangan-Nya
•    Kalau kita dapat menghindari diri dari perbuatan-perbuatan yang dilarang Allah seperti sirik, jahat,dengki,dlsb, maka Allah akan mencukupkan segala keperluan
•    Kerja keras dan sungguh-sungguh
•    Berupaya keras didalam menjalankan tugas yang Allah berikan merupakan keharusan yang tidak isa ditawar lagi
•    Ikhlas dengan apa yang diterima
•    Pada akhirnya, apabila kita sudah berusaha dengan sepenuh hati dan tenaga dalam menjalankan tugas yang diberikan dalam batasan tatanilai yang ditentukan Allahdan hasilnya tidak sesuai dengan keinginan,maka sikapterbaik adalahmemerimanya dengan ikhlas karena Allah lebih mengetahui apa yang terbaik bagi kita

APA TUGAS KITA SEBENARNYA ?
Tugas adalah alasan keberadaan.
Anda berada dirumah karena ada tugas
Anda berada di sekolah karea ada tugas
Anda berada di kantor karena ada tugas
Anda berada ditempat anda sekarang ini karena ada tugas
Anda berada dibumi ini karena ada tugas.
Kalau kita simak semua tugas tugas-tersebut diatas maka semuanya terkait dengan konntribusi kita pada fihak lain yang sering disebut sebagai “bermanfaat bagi orang lain dan atau lingkungan”

Untuk dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, Allah memberikan potensi berupa karakteristik produktif yang membuat seseorang memiliki “passion” yang unik.
Ini berarti bahwa Tugas kita masing masing sangat erat kaitannya dengan Bakat dan Potensi Kekuatan kita masing-masing

Ada yang tugasnya mengajar, dengan begitu dia harus memberikan pelajaran yang bermanfaat bagi murid-muridnya
Ada yang tugasnya meneliti,dengan begitu dia harus meneliti segalasesuatu yang bermanfaat bagi manusia dan lingkungan
Ada yang tugasnya memimpin, dengan begitu dia harus memimpin sehingga dapat memberikan manfaat sebesar besarnya bagi yang dipimpin
Ada yang tugasnya menjual, dengan begitu dia harus berjualan barang-barang yang dapat member manfaat bagi pembeli
Ada yang tugasnya menyembuhkan manusia, maka lakukan dengan cara-cara yang bermanfaat bagi orang lain.
Ada yang tugasnya membuat lagu, maka buatlah lagu yang memberikan inspirasi dan semangat agar bermanfaat

Jadi apapun tugasnya,lakukan dengan sepenuh hati dan sekuat tenaga, untuk dapat memberi manfaat bagi orang lain dan lingkungan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: